Searching...
Friday, 23 March 2018

Meledak, Nokia Lawas Tewaskan Remaja 18 Tahun

March 23, 2018

Baca Juga


Sebuah peristiwa tragis terjadi di India, tepatnya di Kota Kheriakani. Peristiwa itu adalah meledaknya gawai Nokia lawas saat digunakan untuk menelepon sambil melakukan pengisian daya atau dicas.

Berita ini dikutip dari Mirror, Selasa (20/3/2018), korban yang adalah seorang gadis remaja 18 tahun bernama Uma Oram dilaporkan sedang menelepon kerabatnya ketika tiba-tiba gawai yang ia gunakan meledak hingga ia mengalami cedera pada tangan, dada, dan kaki.

Remaja malang ini sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi malang nyawa tidak tertolong akibat parahnya luka yang diderita.

Menurut informasi dari kakak laki-lakinya, Durga Prasad Oram, gawai yang digunakan Uma Oram adalah Nokia 3310. Tapi dari foto yang beredar, bisa dipastikan Nokia tersebut adalah 5233 yang rilis pada tahun 2010.

HMD Global selaku pemegang lisensi Nokia saat ini turut menyampaikan rasa berdukacita. Tetapi, perusahaan asal Finlandia itu menyatakan bahwa gawai yang meledak itu bukan dibuat oleh pihaknya. HMD Global baru meluncurkan lini anyar pada 2016. Mereka berdalih, Nokia 5233 merupakan produk lawas pabrikan Nokia sendiri.

Meski demikian, pihak HMD Global dikabarkan akan menelusuri penyebab meledaknya perangkat tersebut. Belum ada kejelasan bagaimana tindakan mereka untuk melakukan hal itu.

Untuk diketahui, Nokia 5233 yang sudah edar sekitar 2010 itu masih bisa ditemui di India, termasuk di Amazon India dengan harga pasaran USD46 atau 2.999 rupee atau sekitar Rp630 ribu.

Insiden ini bisa Sahabat ambil pelajaran berharganya. Yakni agar tidak menggunakan gawai saat sedang dicas. Alangkah baiknya kita menghentikan aktivitas panggilan kala kehabisan baterai. Tentu semua tidak menghendaki terjadi peristiwa maut seperti yang dialami remaja Uma Oram ini.

4 komentar:

  1. Replies
    1. Begitulah berita yang beredar, Mbak.

      Delete
  2. Kalau HP-nya Xiaomi aman nggk ya dicas sambil nelpon?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba aja, kali-kali bisa buat pelajaran bagi orang lain.

      Delete